Kita wajib belajar sepanjang hayat.
Insya Alloh dalam blog ini
anda akan berselancar
mencelupkan
otak dan hati anda
dalam lautan ilmu-ilmu keislaman.
Selamat membaca....
assalamualaikum, one of English problems is pronunciation. is it right? Look at this following explanation from www.google.com! pro·nounce /prəˈnouns/ Learn to pronounce verb 1. make the sound of (a word or part of a word) in the correct or a particular way. "Gerry pronounced the hero's name “Cahoolin”" Similar: say enunciate articulate utter express voice vocalize get one's tongue round sound enounce 2. declare or announce, typically formally or solemnly. "allow history to pronounce the verdict" Similar: announce proclaim declare rule decree ordain adjudicate lay down affirm assert state judge asseverate Translate pronounce to verb 1. mengucapkan 2. menyatakan So, you must study to declare some words that listened similarly but in real they are different. example: 1. source: deepenglish.com How do you say this picture? SHIP right? but how about ...
Dari penulisan saya dalam suatu lomba Pekan Bahasa di tempat mengajar, terinspirasi dalam pikiran, ingin berbagi dengan anda, tulisan itu sebagai berikut: LANGKAH-LANGKAH STRATEGIS MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DI SEBUAH SEKOLAH ISLAM TERPADU Pada dekade terakhir di Indonesia sekarang ini, kita dikenalkan dengan sebuah institusi Islam yang mewacanakan suatu sekolah berasrama dengan memadukan kurikulum dari departemen Pendidikan Nasional dan kurikulum nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, ini adalah suatu bentuk baru dari model institusi pendidikan. Dikatakan mengambil bentuk baru, karena jika merunut bentuk-bentuk institusi pendidikan yang sudah ada sebelumnya, baik formal maupun nonformal belum ada yang memadukan sebagaimana sekolah IT(Islam terpadu) ini. Sebagai suatu bentuk, tentu sekolah IT pun tidak terlepas dari berbagai kelemahan. Jika Sekolah yang hanya mengacu kepada kurikulum Diknas berpotensi kekurangan nilai-nilai k...
PEDAS ITU HANYA DI OTAK Serius, kemarin hari Rabu diizinkan oleh Allah bisa hadir dalam acara hearing change Manajemen . Karena diskusinya cukup panjang lebih dari 2 jam, peserta mendapatkan konsumsi berupa 1 kroket, 2 kue manis dan 1 lemper. Setelah beberapa saat, ana mengambil kue kroket dan memakannya sekaligus dengan cabe( cengek: bs sunda )nya. Ana merasa kepedasan dan mata saya agak berair. Segera ana ambil al kautsar dan memakan kue yang manis untuk menghilangkan pedasnya. Laa haula wa laa quwwata illa billah .... ga sengaja melihat cabe yang saya sangka sudah dimakan ternyata terjatuh di celana bagian paha dalam keadaan utuh tak tersentuh. Lha terus yang saya rasa pedas tadi dari mana? Ya.... ternyata pedas tadi adalah sugesti yang sangat kuat di otak saya. Padahal kenyataannya, cabenya dimakan juga belum. Nah, kadang kita teh karena sugesti otak yang sangat besar, yang padahal kenyataannya tidak ada sudah begitu kuat kita rasakan. Benarlah kata ulama, "Orang sombong...
Komentar
Posting Komentar